Skip to content

KDSLOT77 📚 Kompetensi Dasar Terlihat Seperti Daftar Target? Memahami Kemampuan yang Diharapkan Dikuasai dan Kaitannya dengan Kegiatan Belajar Membantu Membaca Arah Pembelajaran dengan Lebih Jelas

By kdslot77

Before you buy

  • Review the item preview
  • Check software compatibility
  • Read the license terms
  • Check the included files
Already have an account? Sign in
Sign in

Product details

Kompetensi dasar lebih mudah dipahami sebagai arah kemampuan yang dituju, bukan daftar kegiatan yang harus dilakukan. Di KDSLOT77, pembahasannya berangkat dari hubungan itu: RPP dikembangkan dari silabus untuk mengarahkan kegiatan belajar peserta didik dalam upaya mencapai kompetensi dasar (KD) [2].

Target dan kegiatan punya peran berbeda

KD membantu menjelaskan capaian yang dituju; kegiatan belajar merinci apa yang dilakukan untuk mengarah ke sana. RPP sendiri dikembangkan secara rinci dari materi pokok atau tema yang mengacu pada silabus [2]. Maka, ketika melihat suatu rencana pembelajaran, pertanyaan yang berguna bukan hanya "kegiatannya apa?", tetapi juga "kemampuan apa yang hendak dicapai melalui kegiatan ini?"

Contoh hipotetis: andaikan sebuah KD menargetkan kemampuan menjelaskan hubungan antara dua gagasan. Kegiatan menyalin istilah saja belum tentu memberi gambaran apakah peserta didik mampu menjelaskan hubungan tersebut. Contoh ini bukan KD dari mata pelajaran tertentu; ia menunjukkan cara memeriksa apakah kegiatan yang direncanakan sejalan dengan capaian yang dituju.

RPP menghubungkan beberapa bagian pembelajaran

Dalam RPP, keterkaitan antara KI dan KD, materi pembelajaran, kegiatan, penilaian, serta sumber belajar dirancang sebagai satu kesatuan pengalaman belajar [2]. Karena itu, daftar target saja belum menerangkan seperti apa proses belajarnya. Sebaliknya, daftar aktivitas pun lebih mudah dipahami jika dibaca bersama capaian yang hendak dituju.

Saat menelaah rencana, ikuti alurnya: apa capaian yang dituju, materi apa yang dibahas, kegiatan apa yang dirancang, dan penilaian apa yang tercantum. Ini cara membaca hubungan antarbagian, bukan rumus bahwa setiap KD harus memiliki satu bentuk kegiatan tertentu.

Rencana memberi arah, pelaksanaan tetap situasional

RPP merupakan perkiraan tentang kegiatan pembelajaran; pelaksanaannya bisa sesuai rencana atau berubah karena proses belajar bersifat situasional [2]. RPP juga disebut disusun dengan mempertimbangkan kondisi peserta didik, termasuk kemampuan awal, minat, motivasi, bakat, dan gaya belajar [2]. Artinya, memahami KD tidak harus berarti mengharapkan semua pembelajaran berlangsung dengan skenario yang seragam.

Dengan membaca kompetensi dasar sebagai arah capaian, hubungan antara target dan kegiatan menjadi lebih terlihat. Periksa apa yang hendak dikuasai, lalu telusuri bagaimana materi, aktivitas, dan penilaian dalam rencana pembelajaran mengarah kepadanya.

Sumber

  • [2] Wikipedia bahasa Indonesia — Rencana pelaksanaan pembelajaran. https://id.wikipedia.org/w/index.php?oldid=27214928&title=Rencana_pelaksanaan_pembelajaran (diakses 2026-10-17).